Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Guna Tingkatkan Literasi Statistika Spasial Pemuda GKI Diaspora Kotaraja

Jayapura, 13 Juni 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Cenderawasih menyelenggarakan pelatihan literasi statistika spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi Pemuda GKI Diaspora Kotaraja. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna GKI Diaspora Kotaraja ini bertujuan meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengolah, menganalisis, memvisualisasikan, dan memanfaatkan data berbasis wilayah. Kegiatan pengabdian tersebut diketuai oleh Dr. Rita Raya, M.Si. dari Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Cenderawasih, dengan anggota tim Ayub Sahala Gultom, M.Si. dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik. Program ini didanai melalui PNBP BLU Universitas Cenderawasih Tahun 2026.

Sebanyak 13 peserta yang terdiri atas pelajar dan mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelatihan menggunakan pendekatan Community-Based Development yang dipadukan dengan metode pembelajaran partisipatif, pendampingan kelompok, dan praktik langsung atau learning by doing. Pendekatan ini memungkinkan peserta mempelajari konsep statistika dan data spasial sekaligus menerapkannya pada permasalahan nyata di Kota Jayapura. Materi yang diberikan meliputi statistika dasar, pengenalan data spasial, penggunaan perangkat lunak ArcGIS, pengelolaan data atribut, penggabungan data statistik dengan peta administrasi, pembuatan peta tematik, dan interpretasi informasi spasial. Peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun visualisasi data yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Dr. Rita Raya, M.Si., menjelaskan bahwa kemampuan memahami data berbasis wilayah semakin diperlukan dalam perencanaan kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. “Melalui pelatihan ini, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengolah data menjadi informasi yang berguna. Peta dan infografis yang dihasilkan dapat membantu komunitas mengenali kondisi wilayah serta menyusun program yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti,” jelasnya. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis penggunaan SIG, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Peserta mulai memahami bahwa data dapat digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan, menentukan prioritas, serta mendukung penyusunan program pelayanan sosial dan pendidikan secara lebih objektif.

Sebagai langkah keberlanjutan, kegiatan ini turut mendorong pembentukan kelompok pemuda pengelola data spasial. Kelompok tersebut diharapkan menjadi ruang belajar bersama untuk memperbarui data, mengembangkan peta, serta membagikan pengetahuan kepada anggota komunitas lainnya. Program pengabdian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Universitas Cenderawasih dalam meningkatkan literasi data dan kompetensi digital generasi muda. Ke depan, pelatihan diharapkan dapat dilanjutkan dengan materi analisis spasial tingkat lanjut, pengembangan dasbor informasi komunitas, dan integrasi data sosial, pendidikan, ekonomi, serta kewirausahaan untuk mendukung pembangunan masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.