FMIPA Universitas Cenderawasih Gelar Lokakarya Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk Perkuat Implementasi Pembelajaran Berbasis Luaran

FMIPA Universitas Cenderawasih Gelar Lokakarya Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk Perkuat Implementasi Pembelajaran Berbasis Luaran

Jayapura, 8 Juli 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education) di lingkungan fakultas. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen FMIPA dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum dan penyusunan perangkat pembelajaran yang selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, kebutuhan dunia kerja, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Wakil Rektor I Universitas Cenderawasih, Dr. Dirk Y.P. Runtuboi, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa implementasi Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Menurutnya, OBE tidak hanya berorientasi pada penyusunan dokumen kurikulum, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan profil lulusan yang telah ditetapkan. Beliau juga menekankan bahwa penerapan OBE menjadi salah satu strategi Universitas Cenderawasih dalam meningkatkan mutu akademik serta menghasilkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pada sesi pertama, lokakarya menghadirkan Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang memiliki kepakaran di bidang pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, dan Outcome-Based Education (OBE). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsep dasar OBE sebagai pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes). Beliau menguraikan keterkaitan antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga mekanisme evaluasi yang saling terintegrasi untuk memastikan tercapainya kompetensi lulusan secara optimal. Selain itu, beliau menekankan bahwa keberhasilan implementasi OBE tidak hanya ditentukan oleh kualitas dokumen kurikulum, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan proses pembelajaran dan sistem penilaian pada setiap mata kuliah.

Sesi berikutnya menghadirkan Wakil Dekan I FMIPA Universitas Cenderawasih, Yane O. Ansanay, M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan materi mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan pengembangan bahan ajar berbasis OBE. Dalam paparannya, beliau menjelaskan teknik penyusunan RPS yang selaras dengan CPL dan CPMK, pengembangan aktivitas pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), penyusunan instrumen asesmen yang sesuai dengan capaian pembelajaran, serta pengembangan bahan ajar yang sistematis, relevan, dan mendukung efektivitas proses pembelajaran.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para ketua jurusan, koordinator program studi di lingkungan FMIPA, serta mitra eksternal yang terdiri atas pengguna lulusan dan alumni. Melalui forum diskusi tersebut, peserta membahas implementasi kurikulum OBE pada masing-masing program studi, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, sekaligus merumuskan strategi penyempurnaan kurikulum, RPS, dan bahan ajar yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bidang keilmuan.

Hasil diskusi dari setiap kelompok kemudian dipresentasikan pada sesi pleno. Forum ini menjadi wadah bagi seluruh peserta untuk memaparkan hasil pembahasan, memperoleh masukan dari kelompok lain, serta menyamakan persepsi mengenai implementasi Outcome-Based Education di lingkungan FMIPA Universitas Cenderawasih. Berbagai masukan dan rekomendasi yang dihasilkan selanjutnya dirumuskan sebagai bahan penyempurnaan kurikulum dan perangkat pembelajaran di seluruh jurusan dan program studi.

Pada akhir kegiatan, peserta menyusun sejumlah rekomendasi dan rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education secara berkelanjutan di lingkungan FMIPA Universitas Cenderawasih. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan dalam penyempurnaan dokumen kurikulum, penyusunan RPS, pengembangan bahan ajar, serta peningkatan kualitas proses pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

Menutup rangkaian kegiatan, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Cenderawasih, Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, peserta, alumni, pengguna lulusan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan lokakarya. Beliau berharap hasil diskusi dan rekomendasi yang telah dirumuskan dapat segera diimplementasikan oleh setiap jurusan dan program studi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik di lingkungan FMIPA.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa implementasi Outcome-Based Education bukan hanya menjadi tanggung jawab tim penyusun kurikulum, melainkan merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi, konsistensi, serta evaluasi yang berkelanjutan agar kurikulum yang dikembangkan benar-benar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, profesional, dan memiliki daya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, FMIPA Universitas Cenderawasih kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Hasil lokakarya diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh jurusan dan program studi dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education secara konsisten sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam pembangunan Papua maupun di tingkat nasional dan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published.