Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan MoU, PKS, dan Implementation Agreement serta penguatan fasilitas Laboratorium Entomologi dan pelatihan mahasiswa maupun dosen dalam pengelolaan koleksi serangga Papua.
JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (UNCEN) terus memperkuat jejaring kerja sama akademik dan penelitian di bidang keanekaragaman hayati melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Implementation Agreement (IA) dengan Papua Insects Foundation (PIF). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan ilmu entomologi, penguatan fasilitas laboratorium, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koleksi serangga di Tanah Papua.

Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan pada tiga tingkatan kelembagaan. MoU ditandatangani oleh Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Ferdinand Risamasu, S.E., M.Sc.Agr., PKS oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNCEN, Dr. rer. nat. Henderite Loisa Ohee, M.Si., dan IA oleh Kepala Laboratorium Entomologi UNCEN, Dra. Daawia, M.Si. Sementara itu, Papua Insects Foundation diwakili oleh ketuanya, Rob de Vos.
Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, pengelolaan koleksi ilmiah, dan peningkatan kompetensi akademik, khususnya dalam bidang entomologi dan studi keanekaragaman serangga Papua.
FMIPA UNCEN Terima Donasi 600 Laci Koleksi Serangga
Salah satu kontribusi penting dari kerja sama ini adalah penyerahan donasi sebanyak 600 laci koleksi serangga (insect collection drawers) dari Papua Insects Foundation kepada Universitas Cenderawasih melalui FMIPA. Penyerahan donasi dilakukan secara langsung oleh Ketua Papua Insects Foundation, Rob de Vos, dan diterima oleh Dekan FMIPA UNCEN, Dr. rer. nat. Henderite Loisa Ohee, M.Si.

Dukungan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sarana pengelolaan koleksi serangga pada Laboratorium Entomologi FMIPA UNCEN. Fasilitas koleksi yang tertata dan terpelihara dengan baik sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan identifikasi, klasifikasi, dokumentasi, serta penelitian ilmiah mengenai keanekaragaman serangga.
Bagi FMIPA UNCEN, dukungan ini memiliki arti penting karena koleksi spesimen serangga tidak hanya berfungsi sebagai bahan praktikum mahasiswa, tetapi juga sebagai sumber informasi ilmiah yang dapat dimanfaatkan dalam penelitian taksonomi, ekologi, dan biodiversitas.
Penguatan fasilitas laboratorium tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan koleksi ilmiah yang lebih sistematis dan berkelanjutan serta memperluas pemanfaatannya bagi kegiatan akademik dan penelitian di Universitas Cenderawasih.
Pelatihan Pembuatan Insektarium dan Manajemen Koleksi Serangga
Selain penguatan kerja sama kelembagaan dan dukungan fasilitas, Tim Papua Insects Foundation juga menyelenggarakan pelatihan pembuatan insektarium dan manajemen koleksi serangga pada Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Entomologi Universitas Cenderawasih, Jayapura. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan dosen dari Universitas Cenderawasih serta Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP). Sebanyak delapan mahasiswa mengikuti pelatihan, terdiri atas tiga mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Ottow Geissler Papua, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNCEN, dan tiga mahasiswa Program Studi Biologi FMIPA UNCEN. Kegiatan ini juga diikuti oleh tiga dosen dari bidang Biologi FMIPA UNCEN.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu penyampaian materi pada pagi hari dan praktik langsung di laboratorium pada siang hari. Pada sesi materi, peserta memperoleh pembekalan mengenai pembuatan insektarium dan prinsip-prinsip pengelolaan koleksi serangga. Materi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami pentingnya penanganan serta penataan spesimen sebagai bagian dari dokumentasi ilmiah keanekaragaman hayati.
Selanjutnya, pada sesi praktik, peserta memanfaatkan spesimen serangga yang telah tersedia di Laboratorium Entomologi UNCEN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen memperoleh pengalaman langsung dalam mempelajari pengelolaan koleksi serangga untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian. Kegiatan pelatihan ini menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan antara Tim Papua Insects Foundation, dosen, dan mahasiswa, sekaligus memperkuat interaksi akademik antarperguruan tinggi di Papua.
Mendukung Penelitian dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Papua
Papua merupakan wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, termasuk beragam kelompok serangga yang mempunyai peran penting dalam keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas koleksi ilmiah serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang entomologi sangat diperlukan untuk mendukung penelitian dan dokumentasi biodiversitas. Pengelolaan koleksi serangga yang baik memungkinkan spesimen dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran, bahan pembanding dalam proses identifikasi, serta referensi bagi penelitian ilmiah pada masa mendatang.
Melalui kolaborasi dengan Papua Insects Foundation, FMIPA Universitas Cenderawasih diharapkan dapat terus mengembangkan kapasitas Laboratorium Entomologi, meningkatkan kualitas kegiatan praktikum dan penelitian, serta memperkuat jejaring kerja sama dengan lembaga yang memiliki keahlian dalam kajian serangga. Keterlibatan mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi dan perguruan tinggi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun kompetensi akademik dan kepedulian terhadap kekayaan keanekaragaman hayati Papua. Kerja sama antara UNCEN dan Papua Insects Foundation menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penelitian dan pelestarian biodiversitas di Tanah Papua.

Melalui sinergi kelembagaan, dukungan fasilitas koleksi, dan pelatihan berkelanjutan, FMIPA Universitas Cenderawasih diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembelajaran dan penelitian keanekaragaman hayati yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Papua dan Indonesia.

Leave a Reply