Jayapura, 22 Mei 2026, Program Magister Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih bekerja sama dengan SHOAL dan Masyarakat Limnologi Indonesia (MLI) melaksanakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion/FGD) dengan tema “Praktik Adat dan Kearifan Lokal dalam Menjaga Alam dan Ekosistem Danau Sentani Bersama Ondofolo Se-Danau Sentani” di Rarabe Obhe, Kampung Ayapo. Kegiatan ini menghadirkan para Ondofolo dari wilayah Danau Sentani sebagai bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Dekan FMIPA Universitas Cenderawasih Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si., yang menyampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Sentani melalui pendekatan ilmiah yang berjalan selaras dengan nilai-nilai adat dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dalam pemaparannya, Dekan FMIPA menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki peran penting sebagai penjaga alam yang selama ini telah menerapkan berbagai praktik tradisional dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Tim yang turun langsung dalam kegiatan lapangan tersebut terdiri dari Dekan FMIPA UNCEN Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si., Ketua Jurusan Biologi FMIPA UNCEN Prof. Dr. Lisye I. Zebua, M.Si., Usilina Epa, S.IP., MA, MA., Maria Simonapendi, B.Sc., M.Sc., Ph.D., Gerardinalia Ngamelubun, S.Si., M.Si., Jeirel Wattilete, S.TP., M.Sc., Vyona Mantayborbir, M.P., Serta Gison Morib, S.Si.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam tiga kelompok diskusi, yaitu kelompok Sentani Timur, Sentani Barat, dan Sentani Tengah. Masing-masing kelompok melakukan diskusi secara terarah terkait praktik adat yang masih diterapkan dalam menjaga alam, tantangan yang dihadapi masyarakat adat saat ini, serta upaya pelestarian ekosistem Danau Sentani di masa mendatang.
Melalui diskusi yang berlangsung aktif dan partisipatif, para Ondofolo menyampaikan berbagai pandangan, pengalaman, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun dalam menjaga kelestarian alam Danau Sentani. Hasil diskusi diharapkan dapat menjadi masukan penting bagi pengembangan program pelestarian Danau Sentani berbasis kearifan lokal serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat adat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Program Magister Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih bersama mitra dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
