Kurikulum Berbasis Ilmu Kelautan dan Perikanan Harus Jawab Tantangan Negara Maritim

Home / Tak Berkategori / Kurikulum Berbasis Ilmu Kelautan dan Perikanan Harus Jawab Tantangan Negara Maritim

JAYAPURA – Pembantu Rektor 1 Universitas Cenderawasih, Dr Onesimus Sahuleka SH, M.Hum menaruh harapan bahwa dari pidato Presiden Jokowi soal membangkitkan kembali Indonesia sebagai negara matirim bisa menjadi pemicu bagi Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan FMIPA Uncen untuk menjawab tantangan tersebut.

“Analisis presiden kita berdasar pada kekayaan laut yang melimpah sehingga salah satu fokus pemerintahan 5 tahun ke depan adalah pembangunan maritim Indonesia dan saya melihat satu bukti sinergis di bidang kelautan dan perikanan yang dilakukan adalah melalui kuliah umum dan lokakarya,” beber Onesimus saat membuka kuliah umum di Aula Fakultas Tehnik Uncen, kemarin.
Ia menaruh harap melalui lokakarya tersebut tercipta kurikulum yang berbasis ilmu kelautan dan perikanan yang berbasis pelayanan masyarakat lokal Papua. Sementara Dekan FMIPA Uncen, Drs Daniel Napitupulu, M.Si mengatakan bahwa dari lokakarya ini ada juga bentuk kualifikasi dimana untuk alumni Strata 1 masih mengantongi level 6 sehingga pihaknya berharap alumni FMIPA bidang kelautan dan perikanan harus mampu menjawab tantangan global.

Bebicara soal level, menurut Daniel, untuk alumni Strata 3 (S3) masuk dalam level 9 dan S2 berada di level 8 sedangkan profesi dilevel 7. Kualifikasi ini akan berlaku secara internasional sehingga alumni Progdi Ilmu Kelautan dan Perikanan tidak cepat berpuas diri.
“Januari 2015 kita masuk dalam Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) dan bila hanya puas dengan level 6 maka kita akan semakin sulit jika dibandingkan dengan akademisi dari Filipina, Malaysia, Thailand, Singapore dan Kamboja. Satu kelemahan mahasiswa kita ada pada bahasa asing sedangkan yang dari negara tetangga memahami bahasa asing,” katanya.
Namun menurut Daniel pihaknya tengah membangun kerjasama dengan UPT Bahasa guna membekali mahasiswanya.
Ketua Panitia lokakarya, Yunus P Paulangan S. Kel, M.Si menyampaikan bahwa saat ini Papua memiliki potensi SDA khususnya kelautan yang sangat melimpah dan pihaknya mencoba menjemput bola untuk merespon bagaimana memaksimalkan potensi perikanan kelautan ini.
“Kami ingin menciptakan sarjana yang memiliki kompetensi global dan bisa mempraktekkan. Kami melihat banyak potensi tapi belum optimal tergarap dan kami juga sudah kerjasama dengan Fakultas Ilmu Kelautan Undip untuk ikut membantu memberikan ilmu dibidang perikanan dan kelautan,” pungkasnya. (ade/tho)

Leave a Reply

Your email address will not be published.