Aktualisasi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kemendikbud

Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dosen Kemendikbud telah menyelesaikan kegiatan aktualisasi yang merupakan kewajiban yang harus diselesaikan oleh para peserta Pelatihan Dasar CPNS Kemendikbud. Pelatihan Dasar (Latsar) tahun ini dilakukan dengan bekerjasama dengan Badan Pengembang Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua. Setelah sebelumnya para peserta melalui masa pelatihan on class di BPSDM Provinsi Papua selama 18 hari, maka peserta Latsar melakukan proses pelatihan yang disebut masa habituasi (off class) selama 30 hari di unit kerja masing-masing.

Kegiatan Pelatihan Dasar ini menjadi sangat menarik karena pada masa habituasi ini  peserta dituntut untuk dapat mengangkat sebuah isu penting yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing perserta. Kemudian dituntut untuk dapat menyelesaikan kegiatan tersebut. Topik isu sebelumnya telah diseminarkan pada tanggal 6 Maret 2020 lalu. Hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para peserta karena dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi (habituasi) banyak hal yang harus dikerjakan dan dituntut untuk dapat bekerjasama dengan orang lain, dan bertanggung jawab dalam setiap jenis kegiatan yang dilakukan. Ringkasnya adalah peserta dituntut untuk dapat menerapkan Nilai-Nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Perilaku, Komitmen Mutu, dan Antikorrupsi) dalam setiap kegiatan yang akan diselesaikan.

Tahun 2020 ini Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih, mengirimkan 3 orang dosen dan 1 orang Pranata Laboratorium CPNS untuk mengikuti Pelatihan Dasar tersebut. Dosen-dosen tersebut yaitu Nur Fadilah Bakri, S.Si., M.Si., Apt. dari Program Studi Farmasi, Agustinus Langowuyo, S.Si., M.Sc dari program Studi Matematika, Popi Ida Laila Ayer, S.Si., M.Si dari Program Studi Ilmu Kelautan, dan Juniati Anggellia Bokin, S.Si Pranata Laboratorium Jurusan Kimia. Untuk menyelesaikan kegiatan Pelatihan Dasar ini, keempat dosen tersebut memiliki sejumlah kegiatan yang diselesaikan selama masa habituasi (30 hari kerja, mulai tanggal 9 Maret – 21 April) yang dirangkum dalam 1 Judul Kegiatan. Adapun judul-judul kegiatan tersebut adalah :
1. Meningkatkan Pemahaman mahasiswa tentang Prosedur Koleksi Spesimen Biota Laut (Echinodermata)
2. Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Mahasiswa tentang Penanganan Hewan Uji di Laboratorium
3. Peningkatan Pemahaman dan Pelatihan Keterampilan Dalam Mengoperasikan Ms. Excel
4. Memaksimalkan Penerapan Prosedur Penggunaan Peralatan pada   Kegiatan Praktikum di Laboratorium mipa

Judul ini diangkat sebagai upaya pemecahan isu yang terdapat di program studi masing-masing peserta yang kemudian akan diselesaikan melalui pelaksanakan suatu kegiatan.

Dosen program studi Ilmu Kelautan Ibu Popi Ida Laila Ayer S.Si.,M.Si mengangkat judul yaitu Meningkatkan Pemahaman mahasiswa tentang Prosedur Koleksi Spesimen Biota Laut (Echinodermata). Judul ini diangkat karena masih kurangnya pemahaman mahasiswa di Program Studi Ilmu Kelautan terkait Prosedur Koleksi Spesimen Biota Laut (Echinodermata) masih kurang, karena  belum tersedianya Panduan Koleksi spesimen Biota Laut (Echinodermata) di Laboratorium.  Pengetahuan tentang tahapan dalam membuat Spesimen Biota Laut (Echinodermata) sangat penting bagi mahasiswa terkait dengan persiapan mahasiswa saat akan melakukan praktikum dan juga penelitian. selain itu terdapat berbagai jenis ancaman kehilangan populasi dan spesies biota laut akibat pencemaran laut, perubahan iklim yang mempengaruhi karakteristik oseanografi. Oleh sebab itu keberadaan koleksi spesimen biota laut sangat diperlukan sebagai bahan informasi ilmiah yang harus disimpan dan sebagai aset sejarah yang sangat penting artinya dalam dunia ilmu pengetahuan. Adapaun tahapan-tahapan kegiatan dalam membuat koleksi sampel biota laut adalah, Proses koleksi sampel di laut, Pengemasan sementara, pembiusan, Fiksasi dan pengawetan serta proses identifikasi di laboratorium.

Sedangkan Dosen Program Studi Farmasi Nur Fadilah Bakri, S.Si., M.Si., Apt. mengangkat judul Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Mahasiswa tentang Penanganan Hewan Uji di Laboratorium. Judul diangkat karena mahasiswa farmasi yang melakukan penelitian kurang memahami bagaimanan penanganan hewan uji, mulai dari cara memilih hewan untuk penelitian, cara memelihara, terkait juga dengan kesejahteraan hewan, dan cara memberikan obat dan mengambil spesimen dari hewan uji. Kegiatan ini juga menghasilkan suatu Modul Penanganan Hewan Uji yang bisa dijadikan pedoman bagi mahasiswa penelitian selama menjalankan penelitian yang melibatkan hewan uji sebagai objek penelitian. Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu mandiri dalam mengerjakan penelitian nantinya. Kegiatan sosialisasi dan workshop ini diadakan pada tanggal 18 dan 21 April 2020 secara daring online.

Pak Agustinus Langowuyo, S.Si., M.Sc yang merupakan dosen di program studi matematika mengangkat isu tentang kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap aplikasi program Excell. Menurut beliau di era 4.0 saat ini pemahaman dan keterampilan tentang teknologi sudah merupakan sebuah kewajiban yang harus menjadi kemampuan pibadi dari setiap mahasiswa, dimana hal ini akan sangat berguna bagi mahasiswa tersebut karena dalam berbagai bidang kerja sangat dibutuhkan penguasaan tentang teknologi, dalam hal ini penguasaan tentang Ms. Excel. Sehingga diperlukan sebuah langkah untuk mengatasi isu atau masalah tersebut.

Adapun beberapa tahapan kegitan dalam menyelesaikan masalah ini adalah, pembentukan tim kerja yang nantinya akan bertugas untuk memberikan materi pelatihan, pembuatan modul atau buku pelatihan Ms. Excel, sosialisasi pentingya Penguasaan dan keterampilan dalam mengoprasikan Ms.Excel. Pembuatan Kuisoner Awal dan Akhir sebagai tolak ukur dan acuan untuk mengukur keberhasilah atau kemajuan dari pemecahan maslah yang dihadapi, dan pada bagian akhir adalah memberikan Pelatihan. dalam menghadapi Situasi terkini (COVID -19), pelatihan diberikan secara online dengan memanfaatkan Aplikasi ZoomMeeting.

Ibu Juniati Anggellia Bokin, S.Si. pranata laboratorium Jurusan Kimia mengangkat judul memaksimalkan Penerapan Prosedur Penggunaan Peralatan pada Kegiatan Praktikum di Laboratorium. Judul ini diangkat sebagai langkah pemecahan masalah yang ada di Laboratorium Kimia yaitu Kurang Maksimalnya Penerapan Prosedur Penggunaan Peralatan di Laboratorium. Penerapan prosedur berkaitan dengan tersedianya standar operasional prosedur yang merupakan komponen penting dalam pengelolaan laboratorium secara efektif dan efisien. Standar operasional prosedur di laboratorium ini akan menjadi pedoman dan alat komunikasi secara tak langsung bagi berbagai pihak yang akan berhubungan dengan laboratorium, bahkan dapat membangkitkan minat untuk melakukan praktikum bagi para pengguna laboratorium. Standar operasional prosedur laboratorium membantu dalam memperlancar pengelolaan laboratorium guna memaksimalkan kegunaan laboratorium beserta semua sumber daya yang ada didalamnya. Adapun tahapan kegaitan yang dilakukan yaitu Tahapan-tahapan kegiatan yang dilakukan adalah membuat standar operasional prosedur, persetujuan, publikasi, dan pengontrolan penerapan standar operasional prosedur.

Semua kegiatan ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang berarti dan bermanfaat kepada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih, untuk semakin lebih maju dan berjaya sehingga mampu bersaing dengan Universitas di luar Provinsi Papua secara`nasional hingga international. (Nur Fadilah Bakri)