Dosen

Rekrutmen ataupun penerimaan dosen oleh pihak universitas dilakukan secara transparan dan terencana. Ketika akan dilakukan rekrutmen dosen oleh pihak Universitas, fakultas segera meminta para Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi mengajukan jumlah dan spesifikasi dari calon dosen yang diinginkan. Hal ini dilakukan guna untuk dapatmenjamin bahwa yang diinginkan sesuai dengan perencanaan masing-masing jurusan maupun fakultas sehingga dapat terpenuhi dengan baik.

Pengumuman penerimaan dosen diumumkan secara terbuka di media masa sehingga dapat diketahui oleh berbagai pihak. Pedoman penerimaan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan perundangan yang berlaku dan dilakukan secara terpusat oleh Universitas.
Pengumuman dan pelaksanaan seleksi dilakukan secara serentak di seluruh universitas. Fakultas diberi kewenangan untuk keperluan khusus melakukan rekruitmen tenaga kontrak. Rekruitmen di tingkat fakultas selalu menggunakan standar Universitas yang mengacu pada standar DIKTI.

Uji komptenesi dilaksanakan setelah terpenuhinya syarat administrative. Calon dosen harus mengikuti tahapan ujian masuk meliputi ujian tertulis dan wawancara. Untuk ujian wawancara sendiri diadakan oleh fakultas dengan melibatkan Dekan, Para Pembantu Dekan, Ketua Jurusan, dan Ketua Program Studi. Ujian dan wawancara dilaksanakan untuk menguji kemampuan dalam substansi ilmu, kemampuan komunikasi, tingkat kompetensi, dan sikap mental calon dosen. Kegiatan wawancara ini dilaksanakan setelah diadakannya test tertulis.
Pada masing-masing tahap mempunyai nilai dan bobot sesuai ketentuan nasional. Setelah selesai diadakannya wawancara, fakultas mengirimkan hasil penilaian wawancara ke universitas dan penentuan akhir penerimaan dosen merupakan kewenangan universitas melalui pertimbangan tersebut.

Rekruitmen untuk tenaga dosen diprioritaskan untuk mereka yang jenjang pendidikannya bergelar magister. Namun demikian pelamar dengan pendidikan S1 juga memungkinkan untuk diterima apabila tidak adanya pelamar dengan tingkat pendidikan magister ataupun doktor. Sesuai dengan kebutuhan dari program studi akan tenaga pendidik, hal ini dapat dilaksanakan berdasarkan SK Rektor, tentunya setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri.

Secara umum tenaga dosen tetap di Fakultas MIPA sudah mencukupi dari segi jumlah. Hal ini dapat terlihat dari besar rasio mahasiswa terhadap dosen adalah 1:7.